Penyegaran Perencanaan Kesehatan

Welcome!

This community is for professionals and enthusiasts of our products and services.
Share and discuss the best content and new marketing ideas, build your professional profile and become a better marketer together.

0

Tindak lanjut kesempatan perbaikan di tengah pandemi

Avatar
Mubasysyir Hasanbasri

Sebenarnya banyak kesempatan langka dalam perbaikan kinerja di tengah pandemi, tetapi apa satu dua langkah agar perbaikan jangka panjang itu bisa dimulai?

Avatar
Discard
1 Answer
0
Avatar
Rozita
Best Answer

Menurut pendapat saya :

Kembali ke basic Undang-Undang tentang Kesehatan, dibedah lagi, dan lakukan peningkatan kapasitas pelayanan dasar agar fokus kepada 3 upaya kesehatan yaitu :

1) Upaya Preventif promotif (dalam arti yang sebenarnya) karena kebanyakan sekarang orang bicara akan mengutamakan promotif preventif, tapi pada kenyataannya saat terjadi pandemi ini lebih berat kepada kuratif dan penanggulangan saja. sedikit sekali upaya untuk pencegahan,

2) Upaya Kuratif, peningkatan pelayanan rujukan dengan menciptakan tenaga kesehatan yang care terhadap pasien, punya attitude dan kemampuan koumunikasi yang baik, berorientasi kepada empati yang tinggi untuk kesembuhan pasien, punya kemampuan konseling dan memiliki skill yang sesuai kompetensi. RS juga perlu pengembangan sistem informasi  rujukan sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan emerging.

3) Upaya Rehabilitatif : selama ini berlum berjalan sesuai harapan, kebanyakan mantan pasien masih menerima stigma negatif dari masyarakat. Selama ini upaya ini belum terdengar gaungnya, perlu upaya agar fungsi ini dapat berjalan.

Selain upaya tersebut jadikan sebagai pelayanan kesehatan pengembangan, sehingga jelas mana yang wajib dan mana yang tambahan

Kembalikan fungsi puskesmas sebagai fasyankes yang menyelenggarakan UKP dan UKM dengan mengutamakan promotif dan preventif  agar pembiayaan kesehatan dapat dihemat. 

Saat ini banyak Sistem Informasi yang masuk ke puskesmas tapi data tetap tidak sinkron, kenapa Sistem informasi tersebut tidak dijadikan satu dan tersinkronisasi. Kalau dilihat data PWS KIA di puskesmas itu sangat lengkap tetapi banyak yang tidak mengambil data itu lagi. seharusnya sistem informasi mengacu kepada PWS KIA atau Kohort Puskesmas saja kemudian dilakukan pengembangan dan lengkapi dengan data lain yang dibutuhkan. Hal ini menurut kami akan menghemat tenaga dan waktu teman2 puskesmas. daripada banyak sistim informasi tapi tak sempat mengerjakannya. setiap program ada sistem informasi, aplikasi dll. Buat saja Master untuk semua program seperti sistem informasi di Perbankan semua orang mengakses sesuai kewenangannya.

Puskesmas = dekat dengan masyarakat. Selama pandemi sepertinya puskesmas tidak dianggap. hanya diberikan tugas-tugas dan tugas. Bisa dibayangkan bagaimana pekerjaan nakes di puskesmas yang jumlahnya terbatas melaksanakan demikian banyak program, beban kerja rutin, laporan dan aplikasi2, melaksanakan 3T, pemakaman jenazah covid ditambah lagi dengan beban target capaian Vaksinasi Covid-19.

Dinas Kesehatan Provinsi harusnya lebih memperkuat puskesmas. Banyak kelemahan di lini bawah, manajer setingkat kepala puskesmas seringkali tidak memahami permasalahan kesehatan yang ada diwilayah kerjanya, hanya terjebak melaksanakan tugas rutin sehari-hari, mencapai target2 indkator spm yang dibebankan kabupaten. Pelatihan Manajemen puskesmas dilaksanakan oleh bapelkes dan hanya melibatkan widyaiswara yang kadang tidak pernah turun ke lapangan. bahkan terkadang program sudah berubah mereka belum update sehingga selesai pelatihan para kapus tidak paham apa yang harus dilakukannya di puskesmas.

Program Akreditasi puskesmas dilakukan untuk memotivasi puskesmas agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kenyataannya? sibuk-sibuknya hanya pada waktu assesor sedang melakukan penilaian, setelah assesor kembali, maka pola kerja yang sudah terbentuk bertahun-tahun sebelumnya tetap kembali seperti sedia kala. tidak ada yang berubah. kalaupun ada yg berupa persentasenya sangat sedikit.

Demikianpandangan saya pak Mub. mohon maaf terlalu panjang.

Salam




 

Avatar
Discard